Monday, October 6, 2008

Gunung Termegah di Tatasurya kita

Olympus Mons
of Mars

Termegah disini berarti juga terbesar, tertinggi, dan terluas, itulah dia, The Olympus Mons.

Olympus Mons (Latin) bila diterjemahkan akan menjadi Gunung Olympus, sebuah Volcano atau sebuah gunung api yang merupakan gunung termegah di Tatasurya kita. Gunung tersebut terletak di Planet Mars (8°N 133°W / 18, -133). Jika dibandingkan dengan apa yang dimiliki Planet Bumi, maka Olympus Mons memiliki tinggi tiga kali Mount Everest. Gunung ini telah menjadi bahan pembicaraan sejak akhir abad 19, dimana teleskop ruang angkasa atau pun satelit belum tercipta. Tak seorang pun pada zaman tersebut mengetahui bahwa apa yang mereka ligat diplanet merah dengan telekop darat meraka adalah sebuah gunung. Mereka menyebut penampakan albedo ini dengan Nix Olympica (Salju Olympus), walaupun kecurigaan bahwa albedo tersebut adalah sebuah gunung sudah tercetus.


Tinggi The Olympus Mons adalah 27 km, tiga kali tinggi Mount Everest jika diukur dari atas permukaan laut, dan 2.6 kali tinggi gunung Mauna Kea jika diukur dari dasar gunung yang terletak di dasar lautan. Selain tinggi yang luar biasa tadi, gunung tersebut memiliki lebar 550 km pad dasar gunung, dan sebuah kaldera yang juga luar biasa pada puncaknya. Kaldera atau kawah pada ouncak gunung tersebut memiliki panjang 85 km, lebar 60 km, beserta tebing-tebing terjal setinggi lebih dari 3 km. Gambar disamping kanan adalah gambar Olympus Mons dari arah atas. Nampak pada sekelilingnya (berwarna putih) adalah tebing-tebing super terjal yang mengelilinginya. Ketinggian tebing-tebing tersebut rata-rata adalah 7 km.



Source: Wikipedia, Arcadia Street
Translator: Jedig

Baca lebih lanjut...

Daerah Terdingin Sejagat raya

The Boomerang Nebula
(PGC 3074547)

The Boomerang Nebula adalah sebuah protoplanetary nebula yang terletak 5.000 tahun cahaya dari bumi tepatnya pada Centaurus Constellation. Nebula ini memiliki suhu pada 1 K (−272.15 °C/−457.87 °F) yang membuatnya menjadi daerah terdingin dialam semesta. Boomerang Nebula terbentuk dari pancaran gas dari sebuah bintang pada intinya. Gas tersebut bergerak keluar dari inti dengan kecepatan sekitar 164 km/detik dan terus menerus bergerak dan mengembang keruang angkasa. Hal inilah yang menyebabkan Nebula ini memiliki temperatur yang serendah itu.

Foto Boomenarang Nebula diatas diambil secara detail oleh Hubble Space Telescope ditahun 1998. Nebula ini dipercaya merupakan sebuah bintang atau system bintang yang sedang berevolusi untuk menjadi sebuah planetary nebula yang kemudian nanti berubah menjadi sebuah solar system seperti tatasurya kita.


Keith taylor dan Mike Scarrott menamai nebula tersebut dengan The Boomerang Nebula pada tahun 1980 setelah melakukan sederetan observasi dengan menggunakan teleskop Anglo-Australian di Siding Spring Observatory. Tapi mereka tidak dapat meneliti lebih jauh karena foto yang mereka miliki tidak bisa sedetail teleskop Hubble.

The Boomerang Nebula adalah salah satu dari daerah-daerah terganjil dialam semesta. Pada tahun 1995, di Chile, dengan menggunakan 15-metre Swedish ESO Submillimeter Telescope, para astronomer dunia menentukan bahwa The Boomerang Nebula adalah daerah terdingin sejagat raya. Dengan temperatur -272.15 °C tersebut, Boomerang Nebula memiliki temperatur yang hanya 1 Kelvin lebih hangat dari batas terbawah (terdingin) dari seluruh temperatur, atau yang dikenal dengan sebutan The Absolute Zero.



Source: Wikipedia
Credit: NASA/ESA
Translator: Jedig

Baca lebih lanjut...

Sunday, October 5, 2008

Croissant

Croissant adalah sejenis kue (pastry) yang berbentuk menyerupai bulan sabit yang di anggap sebagai makanan khas Prancis. Hampir setiap toko kue terkenal di Indonesia memilikinya sebagai salah satu menu utama mereka. Tahukah, sejarah dari teman kita yang lezat ini?

Sebenarnya, Croissant pertama kali di buat oleh seorang juru masak Prancis -- yang saat itu tidak tinggal di manapun di Prancis -- sebagai perayaan kemenangan pasukan Wina (Vienna) terhadap tentara Ottoman. Croissant yang berbentuk bulan sabit ini tidak lain sebagai perwakilan dari simbol tentara Islam. Maka saat itu, siapa pun yang memakan Croissant, seakan memakan tentara Islam.



Source: The Historian by Elizabeth Kostova.

Baca lebih lanjut...

Objek Terjauh yang Dapat Dilihat Manusia

A1689-zD1
(Abell 1689)
(13.600.000.000 tahun cahaya)

Yup...!!!

Objek terjauh yang bisa dilihat adalah sebuah galaksi yang masih belum memiliki nama, pengenalnya hanyalah sebuah kode, A1689-zD1. Galaksi ini hanya bisa dilihat dengan menggunakan teleskop terkuat dengan teknologi terbaru yang pernah dibuat manusia sampai saat ini, Telekop ruang angkasa Hubble yang di gabung dengan Teleskop ruang angkasa Spitzer.

Tidak hanya itu, untuk dapat melihat galaksi ini merukapan hal yang tidak mudah. Selain menggunakan NICMOS-nya Hubble yang di gabung dengan Spitzer, para ilmuan yang ngurus hal-hal ginian harus juga melakukan beberapa trik yang disebut dengan Gravitational Lensing atau lensa gravitasi.


Wow...!!! Bayangkan betapa luasnya alam semesta ini. Bintang terdekat dengan kita, Matahari, hanyalah sebutir pasir diantara seluruh pasir yang ada di dunia ini. Bingung? Masak sih? Ok... gini ya.

Bumi, planet tempat kita berpijak adalah satu dari 8 planet yang mengitari matahari. Matahari adalah satu dari ratusan miliar bintang di galaksi kita, Bimasakti. Bimasakti adalah satu dari ribuan miliar galaksi di alam semesta kita. Jadi perbandinmgan diatas sangat masuk akal, walaupun -- menurut saya -- masih kurang.

Berhitung yuk....!!!

1 detik cahaya = 300.000 km
1 tahun cahaya = 9.500.000.000.000 km

13.600.000.000 tahun cahaya adalah sama dengan 129.200.000.000.000.000.000.000 km.

Bila anda memiliki pesawat yang bisa membawa anda bulak-balik dari Jakarta ke ujung timur pulau Bali sebanyak 300 kali dalam satu detik, maka anda akan tiba di sana setelah melakukan perjalanan selama 13.600.000.000 tahun. Keburu tua ya...!!!



Source: Wikipedia, Space Images
Credit: NASA, N. Benitez (JHU), T. Broadhurst (Racah Institute of Physics/The Hebrew University), H.Ford (JHU), M. Clampin (STScI), G. Hartig (STScI), G. Illingworth (UCO/Lick Observatory), the ACS Science Team and ESA.

Baca lebih lanjut...

Bumi dimalam Hari

Inilah wajah bumi dimalam hari. Dapatkah anda menemukan negara favorit atau bahkan kota tercinta? Mengejutkan memang bahwa cahaya-cahaya kota membuat hal terebut menjadi sangat memungkinkan. Manusia membuat begitu banyak cahaya yang menerangi beberapa daerah yang berkembang dengan cepat juga daeraqh dengan jumlah penduduk yang padat seperti misalnya pesisir pantai Eropa, Amerika bagian timur, dan juga Jepang. Sebagian besar kota-kota besar terletak disekitar sungai atau didekat lautan sehingga mereka dapat menukarkan produk negara mereka dengan cukup murah dengan menggunakan kapal-kapal laut yang pada masa lalu menggunakan perahu-perahu kecil. Sinar dan cahaya lampu yang padat melambangkan tingkat kesibukan suatu daerah. Bandingkan dengan daerah-daerah yang sedikit lebih gelap, seperti: Beberapa bagian benua Amerika sebelah selatan, Africa, Asia dan juga Australia. Gambar disamping sebenarnya adalah komposisi dari ratusan gambar yang dibuat oleh Satelit DMSP yang masih tetap mengorbit sampai saat ini.



Source: Astronomy Picture of The Day
Credit: C. Mayhew & R. Simmon (NASA/GSFC), NOAA/NGDC, DMSP Digital Archive
Translator: Jedig

Baca lebih lanjut...

Thursday, October 2, 2008

Galaksi NGC 253 Close-Up

Bagaikan sebuah pulau dilautan alam semesta tanpa batas, NGS 253 adalah salah satu galaksi paling terang dilangit. NGC 253 terletak 13 juta tahun cahaya dari bumi dan juga merupakan salah satu galaksi tetangga kita, Bima Sakti atau Milky Way. Gambar di samping merupakan gambar close-up dan tajam dari teleskop Hubble yang memfoto dan mengirimkan gambar serta data ke bumi menggunakan teknologi Advanced Camera for Surveys (ACS). Pada ujung paling kiri, dekat inti galaksi, terdapat debu kosmik yang berpijar, sejumlah gas yang mengisi ruang antara bintang, dan bintang-bintang lainnya. Gambar tersebut merupakan bagian dari data-data yang dikumpulkan oleh ANGST, the ACS Nearby Galaxy Survey Treasury, sebuah program untuk menjelajahi dan mempelajari latarbelakang kosmik kita.



Source: Astronomy Picture of The Day
Credit: NASA, ESA, J. Dalcanton, B. Williams (Univ. Washington)
Ground-based data: T. Rector (Univ. Alaska, Anchorage), T. Abbott, NOAO/AURA/NSF
Translator: Jedig

Baca lebih lanjut...

Wednesday, October 1, 2008

Bumi Memudar Menuju Kegelapan

Pernahkah anda memandang kearah langit luas dimalam hari? Pernahkah anda membayangkan bahwa anda lahir ketika planet bumi lahir dan anda akan terus hidup sampai di penghujung waktu? Apa kira-kira perubahan yang akan terjadi pada langit malam yang kita lihat?

Manusia telah begitu lama bergulat dengan berbagai misteri yang mereka temukan. Salah satu misteri yang paling sering menjadi pertanyaan adalah: Bagaimanakah bumi ini dahulu dan akan seperti apakah bumi ini nanti?

Sampai saat ini ilmuan telah mengumpulkan -- dan masih mengumpulkan -- berbagai data yang akan membawa mereka menuju petunjuk akan masa lalu dan masa depan planet bumi. Teori yang didapatkan pun begitu banyak dan beragam. Tetapi dari semua teori tersebut ada beberapa kesamaan yang dapat diambil sebagai kesimpulan yang paling mendekati kebenaran sampai saat ini. Kesimpulan itu seperti ini:

Embrio Bumi
4,5 Miliar Tahun Yang Lalu

Langit diatas embrio Bumi masih merupakan kumpulan debu kosmik, bebatuan dan berbagai jenis gas yang juga membentuk tatasurya kita. Matahari yang saat itu juga masih berupa embrio mendorong debu dan bebatuan kesegaka arah, termasuk ke bumi kita. Komet-komet pertama, menyebar dan mulai bergerak menjelajahi tatasurya.

Masa Awal Bumi
4,5 - 4 Miliar Tahun Yang Lalu

Bulan baru terbentuk dan nampak begitu besar di langit malam. Tidak pada orbit yang sekarang, bulan beredar begitu dekat dengn bumi sehingga bulan saat itu nampak jauh lebih besar dari pada bulan yang kita lihat hari ini. Letusan gunung dan aktivitas magma nampak di berbagai penjuru planet bumi. Komet-komet, meteor-meteor, dan asteroid-asteroid yang kaya akan zat utama pembentuk air, menubruk bumi menghantarkan palent ini sejumlah besar air yang membeku.

Bumi dan Lautannya
3,5 - 4 Miliar Tahun Yang Lalu

Comet dan benda-benda langit yang membawa persediaan air beku dalam jumlah banyak terus menerus menghantam bumi dan membentuk lautan pertama. Orbit bulan semakin menjauh dari Bumi. Sebagian besar debu kosmik dari pembentukan tatasurya menghilang secara bertahap.

Bumi
Tahun 2008

Di garis pantai, ketika sinar bulan tidak begitu terang dan langit pun cerah dengan sedikit awan, kita bisa menyaksikan piringan galaksi Bima Sakti yang menyebar terentang disepanjang langit malam. Beberapa galaksai terdekat seperti Andromeda beserta awan Magelan-nya bahkan dapat kita lihat dengan mata telanjang.

Bumi Yang Mendidih
600 Juta tahun Yang Akan Datang

Matahari menjadi begitu panas dan sanggup membuat laut mendidih. Mendidih dan kemudian menguap sampai habis. Saat itu, bumi dipenuhi oleh kepulan asap yang merupakan kumpulan uap pekat dari air laut yang mendidih dan bergolak. Dan ketika semua air di dunia ini mendidih dan menguap, Bumi saat itu adalah Venus saat ini. Awan tebal luar biasa dan efek rumah kaca yang tak terbayangkan memenuhi langit bumi.

Bumi Yang Kosong
4,5 Miliar Tahun Yang Akan Datang

Lautan menghilang dari muka bumi. Matahari merah raksasa menciptakan malam hari yang terang benderang. Manusia telah hilang dari planet ini. Tapi jika masih ada seseorang yang bertahan disini, ia akan melihat matahari merah berkilau memenuhi angkasa bersamaan dengan peningkatan panas yang diakibatkan oleh atmosfer yang begitu tipis.

Penampakan Andromeda
5 Miliar Tahun Yang Akan Datang

Galaksi tetangga yang terdekat dengan galaksi kita, Andromeda bergerak mendekati kita dan memenuhi langit malam. Bersatunya galaksi Andromeda dan Galaksi kita (Bima Sakti) merupakan penyebab utama matinya planet bumi. Hal ini dengan asumsi bahwa planet bumi tidak hancur berkeping-keping ketika penggabungan dua galaksi ini membuat planet Bumi terlempar jauh menyeberangi pusat galaksi. Menyeramkan memang. Tapi seandainya masih ada seorang manusia yang menyaksikan semua ini. Pemandangan yang dilihatnya akan sangat spektakuler.

Super Galaksi
100 miliar Tahun Yang akan Datang

Penerus galaksi Bima Sakti adalah sebuah galaksi super besar yang disebut dengan Super Galaksi dengan bentuk seperti sebuah bola besar bercahaya. Bumi (jika masih ada) melayang dengan begitu rapuh dengan pegunungan dan lembah yang terkikis bagaikan debu tertiup angin. Galaksi-galaksi lainnya bergerak menjauh dari galaksi kita dengan kecepatan yang lebih cepat dari kecepatan cahaya. Galaksi-galaksi menjauh dan menghilang dari pandangan mata.

Menghilangnya Cahaya
100 Triliun (100.000.000.000.000) Tahun Yang Akan Datang

Bintang terakhir terbakar habis. Sumber cahaya telah padam. Sinar yang terpancar, baik yang mengembara di alam semesta maupun yang terperangkap di Black Hole pun turut padam. Galaksi meluluh kedalam Black Hole. Keadaan bumi (jika masih ada) menjadi hitam, meluluh dan membentuk dtaran yang halus bagaikan bola kaca. Cahaya yang semula menjadi titik awal peradaban alam semesta telah padam seiring dengan memadamnya kehidupan alam semesta.



Sumber: Scientific America
Penerjemah: Jedig

Baca lebih lanjut...

  © Blogger templates Redesign by Yans Jedig 2010

Back to TOP